Yuks, Jadi Pejalan Yang Bertanggungjawab

Ngeselin nggak kalau ngeliat orang suka buang sampah sembarangan? Ngeselin nggak kalau ngeliat orang suka corat coret fasilitas umum? Kalau saya, jawabannya, iya. Apalagi kalau itu dilakukan di tempat wisata. Perilaku buang sampah sembarangan jelas tidak menunjukan sikap seorang pejalan yang bertanggungjawab.

Bisa dibilang Indonesia merupakan salah satu surga bagi para wisatawan. Potensi alam yang lengkap dengan keanekaragaman hayatinya menjadi anugerah Tuhan yang luar biasa. Belum lagi bangunan-bangunan sejarah dan budaya yang tersebar di seantero Nusantara. Alhasil, berwisata di negara sendiri pun sering kali bisa menjadi pemuas hasrat berpetualang para pejalan.

Nah, pertanyaannya, kalau tempat tujuan wisata di Indonesia yang keren-keren itu akhirnya jadi nggak keren lagi karena sampah atau penuh dengan coretan-coretan tangan usil, bagaimana? Jawabannya…., ngeselin pake banget.

Rasa-rasanya nggak sulit untuk membuang pada tempatnya sisa bungkus makanan / minuman / sampah lainnya saat kita sedang berada di tempat wisata. Kalau pun tidak ada tempat sampah, apa susahnya dipegang dulu sampai menemukan tempat yang pas untuk membuang sampah.

Lalu soal corat coret fasilitas di tempat wisata, sama menyebalkannya. Memang masih jaman ya ngukir-ngukir nama di salah satu spot wisata? Misalnya lagi ke candi borobudur, terus kita ikut-ikut bikin kaligrafi nama di batu candi. Atau ketika sedang berkunjung ke hutan mangrove, batang pohonnya dikasih ukiran “gue love you banget, forever”. Ohh, come on guys…! Kenapa nggak sekalian aja pas lagi wisata religi ke makam mana gitu, kamu ukir juga namamu di batu nisannya???

Kalau sekarang saja kita sudah menyuburkan kebiasaan buruk buang sampah sembarangan atau corat coret di tempat wisata, bisa kebayang nggak dalam beberapa tahun ke depan bakal jadi seperti apa tumpukan sampah di tempat wisata dan sudah seberapa banyak coretan tak berseni itu menghiasi spot-spot di tempat wisata?

Jadi, cobalah jadi pejalan yang bertanggungjawab. Masa aset bangsa sendiri nggak dijaga? Percuma dong foto-foto narsis pernah kesana kemari, ngarep orang-orang liat dan ngiri kita pernah berkunjung ke tempat yang luar biasa indah, berharap orang jadi tertarik untuk berkunjung juga ke tempat yang sama, tapi ujung-ujungnya tempat yang kita bangga-banggakan itu malah kita rusak sendiri keindahannya.

Eitss, tapi di negara lain juga bukan berarti kita bisa seenaknya loh. Tetap dong jadi pejalan yang bertanggungjawab. Nggak mau kan ujung-ujungnya dibilang, “ahh, dasar orang Indonesia…” :))

Yuks, jadi pejalan yang bertanggungjawab. Pejalan yang nggak sekedar jadi pejalan yang datang, senang, pulang, lalu kalau ada waktu luang ngeshare pengalaman jalan-jalannya di sosmed. :))

4 thoughts on “Yuks, Jadi Pejalan Yang Bertanggungjawab”

    1. hahaa, nggak tau kak. seringnya dateng sudah banyak sampah / coretan aja. eh tapi pernah juga sih liat sendiri orang buang2 sampah sembarangan. ngeselin…

Leave a Reply