Cik Meme dan Pesona Lunpia Delight Semarang

Berkunjung ke Kota Semarang tentu bukan hanya soal Lawang Sewu, Sam Poo Kong, atau sekedar menilik peninggalan sejarah Jawa Tengah di Museum Ranggawarsita. Urusan berburu kuliner khas Kota Atlas ini tentu juga menjadi agenda yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu kuliner khas Semarang yang wajib dicoba adalah Lunpia.

Makanan yang terbuat dari lembaran tipis tepung gandum sebagai pembungkus yang umumnya diisi dengan rebung, telur, atau ayam ini merupakan kuliner yang sudah sangat lekat dengan identitas Kota Semarang. Dilihat secara historis, Lunpia merupakan kuliner hasil perpaduan lintas budaya.

Lunpia bermula dari Lunpia Tiong Hoa yang dibawa ke Semarang oleh Tjoa Thay Joe dan Lunpia racikan Mbok Warsih yang asli Jawa. Di tahun 1870, Lunpia pasangan suami isteri ini menjadi awal Lunpia Semarang yang terus melegenda hingga saat ini.   

Cik Meme : Wanita Tangguh Generasi Penerus Lunpia Semarang

Lunpia Semarang akhirnya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada Oktober 2014 yang lalu. Keberhasilan ini tidak lepas dari campur tangan Cik Meme sebagai generasi penerus Tjoa Thay Joe dan Mbok Warsih yang tetap giat mengembangkan usaha Lunpia Semarang. Wanita yang memiliki nama asli Meliani Sugiarto ini merupakan owner dari Lunpia Delight Semarang yang adalah generasi kelima penerus Lunpia Semarang.

Lunpia Delight Yang Dirintis Oleh Cik Meme
Lunpia Delight Yang Dirintis Oleh Cik Meme

Ketangguhan Cik Meme sebagai generasi penerus Lunpia Semarang terbukti saat ia berhasil mempertahankan Lunpia sebagai kuliner asli Semarang saat Lunpia diklaim oleh Malaysia beberapa waktu lalu. Tidak tanggung-tanggung hanya sekedar ingin meneruskan bisnis keluarga dengan merintis Lunpia Delight, dalam lingkup yang lebih besar, Cik Meme menunjukkan tanggung jawabnya sebagai generasi penerus Lunpia Semarang. Ketika itu, ia tidak gentar menyuarakan aksi damainya di Kantor Kedubes Malaysia di Jakarta walaupun Pemerintah Malaysia sudah wanti-wanti agar ia tutup mulut terkait protes klaim Lunpia Semarang.

Cik Meme Mendapatkan Kartini Award 2015
Cik Meme Mendapatkan Kartini Award 2015

Keberanian dan ketangguhan Cik Meme mempertahankan lunpia sebagai warisan budaya Indonesia berhasil membawanya terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan Kartini Award 2015 dari Forum Komunikasi Wartawan Indonesia (FKWI). Penghargaan yang tentu hanya bisa didapatkan oleh wanita Indonesia dengan andil dan dedikasi yang tinggi dalam bidangnya.

Pesona Lunpia Delight ala Cik Meme

Memulai kembali usahanya dari nol, Cik Meme berhasil memoles ‘wajah tradisional’ Lunpia menjadi juga nampak modern dengan ragam inovasi varian baru tanpa meninggalkan keaslian rasa Lunpia yang diwariskan oleh leluhurnya. Dengan harga yang terjangkau, pengunjung bisa memilih di antara 6 (enam) varian yang ditawarkan oleh Lunpia Delight

Sebut saja varian unik yang menjadi menu andalan dari Lunpia Delight seperti Lunpia Raja Nusantara yang merupakan inovasi spesial lunpia original yang dilebur dengan jamur dan kacang mete, serta Lunpia KaJaMu yang diolah dengan meracik jadi satu bahan rebung, telor ayam, dan kambing muda.

Soal rasa? Juara! Bagi saya yang tidak terlalu suka dengan rebung yang sering berbau amis, sajian Lunpia dari Lunpia Delight berhasil membuat saya mengunyah habis lunpia sampai potongan terakhir. Bisa dibilang, Lunpia Delight dua jempol tanpa perlu bikin dompet jebol dan rasa kuat dengan harga yang bersahabat.

Lunpia Delight di Jalan Gajah Mada Semarang
Lunpia Delight di Jalan Gajah Mada Semarang

Berbekal ragam kreasi dan inovasi menu terbanyak lunpia semarang yang telah mendapatkan penghargaan dari Leprid, sertifikat halal MUI, serta lokasi yang strategis di Jalan Gajah Mada Semarang, Lunpia Delight yang mengusung Authentic Semarang Taste siap menjadi Pintu Gerbang Kuliner Kota Semarang.

 

Note : “Tulisan ini diikutsertakan pada Lunpia Delight Blogging Competition yang diselenggarakan oleh Lunpia Delight

5 thoughts on “Cik Meme dan Pesona Lunpia Delight Semarang”

  1. saking banyaknya yg jual lumpia jadi suka bingung mau beli dimana satu, kadang suka lupa tempatnya pernah beli dimana satu

    1. Betul Mas Arie. Penjual Lunpia Semarang sekarang sudah banyak di mana – mana. Cuma kalau mau yang asli salah satunya bisa coba beli di Lunpia Delight, hehee…

  2. Waini Lunpia Cik Meme. Pernah datang ke sini cuma pesen minum tok. Mungkin lain kali bisa icip lunpia yang isinya jamur sama kacang mete ya hehe

Leave a Reply