War Remnants Museum, Destinasi Wisata Wajib Saat Berada di Vietnam

Ubek – ubek situs Tripadvisor malam ini berujung dengan mendarat di laman Travelers’ Choice 2016. Saya pernah beberapa kali berkunjung ke tempat wisata, hotel, dan restoran yang mendapatkan penghargaan Travelers’ Choice dari Tripadvisor. Seringnya, saya pulang dengan puas setelah berkunjung. Menurut saya, tempat – tempat tersebut memang tidak salah jika mendapat review positif dari para traveler dan akhirnya layak didaulat sebagai Travelers’ Choice oleh Tripadvisor. Salah satu tempat yang pernah mendapat Travelers’ Choice dari Tripadvisor adalah War Remnants Museum di Ho Chi Minh City – Vietnam, yaitu pada tahun 2013 dan 2015 lalu.

Pada Travelers’ Choice 2016 kali ini, War Remnants Museum ternyata kembali berhasil meraih penghargaan. Berada di peringkat 23 Top 25 Museums di level dunia, War Remnants Museum memang menjadi objek wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi saat berada di Ho Chi Minh City. Lokasinya berada di 28 Vo Van Tan St, District 3, Ho Chi Minh City. Cukup dengan membayar 15.000 VND, pengunjung sudah bisa melihat banyak sekali cerita tentang Perang Vietnam, sebuah peristiwa paling bersejarah di negara uncle Ho ini.

Saya merasa beruntung sekali pernah berkunjung ke War Remnants Museum. Museum yang tadinya hanya diniatkan untuk dilihat dari luar saja. Pikir saya dan teman teman, berfoto di depan War Remnants Museum saja akan cukup jadi penanda bahwa jejak kami memang sudah pernah sampai di museum ini.

Perihal suram, nuansa kedukaan dan rasa ‘miris’ yang seringkali tersisa dari sebuah perang menjadi alasannya. Niat yang akhirnya gugur saat melihat penampakan luar museum yang jauh dari kesan suram, malahan ramai pengunjung yang antri untuk masuk ke sana. Berbeda sekali dengan suasana kebanyakan museum di Indonesia.

15000 VND Untuk Tiket Masuk
15000 VND Untuk Tiket Masuk

Saat baru masuk ke halaman War Remnant Museum, pengunjung sudah disuguhi beberapa koleksi sisa – sisa Perang Vietnam seperti display pesawat tempur, tank, dan helikopter milik tentara Amerika. Semuanya masih nampak gagah dan sangat terawat.

Salah Satu Koleksi Pesawat Tempur di War Remnants Museum
Salah Satu Koleksi Pesawat Tempur di War Remnants Museum

Koleksi – koleksi ini menjadi sasaran empuk para pengunjung untuk berfoto. Sementara itu, di bagian dalam museum yang terdiri dari 3 (tiga) lantai, pengunjung bisa melihat bermacam koleksi lain yang tersusun rapi dan sistematis.

Koleksi – koleksi tersebut di antaranya adalah bekas peralatan makan tentara, alat kesehatan, senjata – senjata, masker gas, laporan jurnalistik, hingga foto – foto lawas yang sarat kisah. Masing – masing koleksi dilengkapi dengan informasi yang jelas sehingga memudahkan pengunjung untuk memahami lebih jauh cerita di balik koleksi yang dipajang tersebut.

Koleksi Foto di War Remnants Museum
Koleksi Foto di War Remnants Museum

Jika melihat koleksi perlengkapan militer yang serba mutakhir dan bagaimana perkasanya negara sekelas Amerika, rasanya hampir tidak bisa dipercaya bahwa Amerika akhirnya takluk pada taktik gerilya lawannya di Perang Vietnam. Vietnam jelas tidak terasa ‘tenaganya’. Belum lagi kala itu warga negara Vietnam masih terbelit persoalan memilih ideologi mana yang paling tepat bagi dasar negaranya.

Walaupun kini mereka sudah berbaris setia di garis kiri, warga Vietnam tetap terlebih dahulu harus merasakan kerasnya berjuang hidup dalam sebuah perang. Lihat saja koleksi foto – foto yang ada di museum ini. Jelas sekali diperlihatkan bagaimana perang pernah menjadi sebuah masa yang pahit dalam sejarah Vietnam, sebelum akhirnya negara ini bisa terasa geliat perkembangannya sebagai sebuah negara yang bebas.

Salah satu ruangan yang sangat menarik sekaligus membuat saya bergidik adalah ruang ‘agent orange aftermath in the U.S. Aggressive War In Vietnam’ yang berada di first floor. Pada saat Perang Vietnam, banyak cara dilakukan oleh tentara Amerika untuk dapat menundukkan tentara Vietnam, salah satunya adalah dengan penggunaan senjata kimia bernama agent orange.

Agent orange digunakan oleh tentara Amerika untuk memusnahkan produksi bahan pangan dan merusak pepohonan yang biasanya digunakan sebagai tempat persembunyian. Parahnya, agent orange ini memiliki kadar dioksin yang dapat menyebabkan penyakit kronis dan cacat genetis. Foto – foto yang terpajang di ruangan ini menampilkan secara jelas bagaimana kondisi para korban agent orange.

Selain foto, masih ada pula kotak kaca berisi janin yang terkena dampak dari agent orange. Janin tersebut berkembang secara tidak normal (malformasi). Janin ini kemudian diawetkan sebagai salah satu koleksi di War Remnants Museum. Untuk koleksi di ruangan ini saya tidak sampai hati untuk mendokumentasikannya 😀

Sesuai pilihan para traveler di seluruh dunia yang pada akhirnya membawa War Remnants Museum sebagai salah satu museum favorit, saya pun sepakat bahwa saat berwisata ke Ho Chi Minh City, maka sempatkanlah untuk berkunjung ke museum yang satu ini. Sempatkan untuk menilik sebentar tentang Perang Vietnam. Sebuah perang yang berdasarkan catatan sejarah tidak kalah mengerikan (bahkan sepertinya lebih mengerikan?) dari Perang Dunia II.

Secara keseluruhan, War Remnants Museum mengemas secara apik bagaimana kekerasan, ketakutan, rasa sakit, penderitaan, hidup yang seakan menjadi tidak bernilai, hingga perjuangan untuk bebas dari belenggu, sebagai nota penting yang tersisa dari Perang Vietnam. Pelajaran berharga bagi warganya, bahkan dunia, bahwa perang atas nama kemanusiaan, perdamaian, atau ideologi sekalipun, jangan pernah sampai terjadi lagi.

4 thoughts on “War Remnants Museum, Destinasi Wisata Wajib Saat Berada di Vietnam”

Leave a Reply