Jelajahi Wisata Semarang Dalam 2 Hari 1 Malam

Belum pernah ke Kota Semarang? Segera agendakan. Berlibur ke kota yang sudah menginjak usia 470 tahun ini tentu akan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Terlebih bagi para pecinta sejarah, budaya, kuliner, dan penikmat bangunan berarsitektur apik. Jika tidak punya banyak waktu libur, cobalah berkunjung di akhir pekan. Manfaatkan waktu libur kerja untuk menginjakkan kaki di Kota Atlas. Intip contekan jelajah wisata Semarang 2D1N berikut, siapa tahu bisa jadi referensi kamu untuk segera angkat ransel ke Semarang.

Day 1

Sebelum Mulai Menikmati Wisata Semarang, Sarapan Pagi Dulu Ya

Setelah lelah menempuh perjalanan, siapkan kembali tenaga untuk seharian menjelajahi wisata Semarang. Kalau tidak mendapatkan sarapan di penginapan, atau malah memang sengaja ingin mencicipi salah satu menu sarapan warga lokal, kamu bisa mencoba alternatif seperti soto.

Soto Selan di Jalan Depok Semarang.
Soto Selan di Jalan Depok Semarang. Sumber : kulinersemarang

Soto Bokoran, Soto Selan, Soto Pak Man, atau Soto Bangkong adalah beberapa soto kenamaan di Semarang yang bisa kamu coba.

Mengunjungi Klenteng Sam Poo Kong

Setelah energi terisi, mumpung cuaca belum terik, kamu bisa memulai petualanganmu di Kota Semarang dengan mengunjungi Klenteng Sam Poo Kong yang berada di Jalan Simongan. Lokasinya cukup mudah ditemukan karena berada di pinggir jalan besar. Untuk menikmati kemolekan Sam Poo Kong, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 3.000,- saja. Jika ingin berkeliling sambil mendengarkan lebih banyak cerita tentang Sam Poo Kong di masa lalu, kamu bisa menyisihkan sedikit lagi untuk membayar jasa pemandu.

Jangan Lewatkan Dua Landmark Semarang : Lawang Sewu & Tugu Muda

Dari Sam Poo Kong, kira – kira sekitar 10 menit, mari bergerak lebih dekat ke kawasan segitiga emas Semarang. Ada Lawang Sewu dan Tugu Muda yang berdiri gagah di sana.

Lawang Sewu yang berarti 1000 pintu ini adalah gedung yang sangat bersejarah di Semarang. Dulunya Lawang Sewu merupakan gedung yang digunakan oleh Nederlands – Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), sebuah jawatan perkeretaapian milik pemerintah Belanda yang pernah beroperasional di Semarang.

Bagian Belakang Lawang Sewu
Bagian Belakang Lawang Sewu

Lawang Sewu ini khas Semarang sekali, jadi kalau kamu baru pertama kali ke Semarang, jangan terlewat mengunjunginya. Untuk masuk ke Lawang Sewu, kamu harus membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000,-. Harga tiket tersebut belum termasuk biaya guide jika kamu ingin menggunakan pemandu untuk berkeliling di Lawang Sewu.

Tugu Muda, Ada Relief Menarik Pada Bagian Kaki - Kakinya
Tugu Muda, Ada Relief Menarik Pada Bagian Kaki – Kakinya

Persis di seberang Lawang Sewu, kamu bisa melihat Tugu Muda. Tugu ini merupakan tugu peringatan dari peristiwa pertempuran lima hari di Semarang. Sebuah peristiwa yang sangat bersejarah di Semarang. Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk bisa melihat – lihat di sekitaran Tugu Muda.

Makan Siang : Yuk, Cicipi Gule Bustaman Yang Kenamaan

Rasanya rugi kalau berkunjung ke Semarang tapi tidak sekaligus mencicipi kuliner yang tersohor di Kota Semarang. Untuk mengisi kembali tenaga sebelum melanjutkan jelajah Semarang, kamu bisa mencoba mlipir ke Kawasan Kota Lama Semarang.

Gule Busataman Pak Sabar
Gule Kambing Bustaman Pak Sabar. Sumber : bukanrastaman.

Ada Gule Bustaman yang cukup legendaris di belakang Gereja Blenduk Kota Lama. Seporsinya cuma Rp 25.000 saja. Harganya sebanding dengan rasanya yang enak.

Kawasan Kota Lama : Habiskan Sisa Harimu Hingga Senja Untuk Menelusuri Little Netherland Versi Semarang

Setelah puas menyantap gule bustaman yang kenamaan, sisa harimu hingga senja habiskan saja untuk menelusuri kawasan Kota Lama. Banyak hal yang bisa dilihat di kawasan yang penuh dengan bangunan – bangunan tua berarsitektur menawan ini. Sebut saja Gedung Marba, Gereja Blenduk, Spiegel, Monodhuis, Gallery Semarang, Gedung Marabunta, Kompleks Gereja Gedangan, Kantor Pos Besar, Gedung Bank Mandiri, Pasar Barang Antik, dan masih banyak lagi. Coba telusuri dengan berjalan kaki memasuki gang – gangnya. Kamu bisa menemukan banyak spot – spot menarik untuk dilihat bahkan difoto.

Kawasan Kota Lama Semarang
Wisata Semarang Jangan Lupa Mampir Ke Kawasan Kota Lama

Jika lelah, kamu bisa beristirahat di Taman Garuda atau Taman Sri Gunting. Dua taman tersebut kenamaan di Kawasan Kota Lama. Ada pula beberapa penjual makanan dan minuman yang bisa ditemui dengan mudah di sekitarnya. Semakin sore, kedua taman ini akan semakin ramai. Di taman Garuda malahan tersedia akses free wifi yang bisa kamu manfaatkan untuk mengupload soal keseruan liburanmu di Semarang sembari beristirahat.

Jika punya budget lebih, setelah berkeliling Kota Lama, kamu bisa coba bersantai sore di beberapa cafe yang ada di Kota Lama seperti Noeri’s Cafe, Retro, Spiegel, Djikstra Cafe, Vercoffe, atau Tekodeko. Masing – masing cafe tersebut menawarkan konsep yang berbeda bagi pengunjungnya. Tinggal pilih yang menarik dan sesuai seleramu saja.

Selepas Magrib, Yuk Jelajahi Semawis, Surganya Kuliner di Kota Semarang Saat Akhir Pekan

Beruntunglah jika berkunjung ke Kota Semarang saat akhir pekan. Tiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, di kawasan pecinan Semarang biasanya ada pusat kuliner yang enak, yaitu Semawis. Kamu bisa berburu ragam makanan seperti Pisang Plenet, Wedang Tahu, Jamu Jun, atau Es Conglik.

Day 2

Untuk hari kedua, jika jadwal pulangmu masih di sore atau malam hari, kamu bisa coba beberapa alternatif jelajah wisata Semarang berikut ini.

Car Free Day di Simpang Lima Semarang

Mungkin Car Free Day terdengar biasa saja. Saya yakin di kotamu juga pasti ada Car Free Day (CFD). Tapi apa salahnya mencoba bangun lebih pagi dan menjajal CFD di Kota Semarang, tepatnya yang biasa digelar di Kawasan Simpang Lima. Jelajahi Simpang Lima sembari menghirup segarnya udara pagi di Semarang. Kamu bisa menemukan beberapa komunitas lokal Semarang di CFD ini. Masih ada pula pedagang – pedagang lokal yang menjual aneka barang – barang unik dan lucu. Di CFD, kamu juga bisa sekalian berburu menu sarapan. Deretan penjual bubur, lontong sayur, soto, serabi, sate, susu segar, dan masih banyak lainnya yang bisa dipilih untuk bersantap pagi.

Bersukaria Walking Tour

Setelah puas berkeliling dan sarapan di CFD, jika jadwalnya sesuai, hayuks coba jelajahi kembali Kota Semarang bersama Bersukaria Tour. Agen tour yang satu ini memiliki program seru yang dinamakan Bersukaria Walking Tour. Setiap minggunya mereka memiliki rute tour yang berbeda – beda. Kamu akan diajak menjelajahi Semarang di rute yang sudah ditentukan dengan berjalan kaki.

Walking Tour Rute Pecinan Semarang Bersama Bersukaria Tour
Walking Tour Rute Pecinan Semarang Bersama Bersukaria Tour

Tidak hanya sekedar melihat – lihat, pemandu akan membagikan cerita – cerita menarik seputar sejarah dan perkembangan tempat – tempat yang dilewati selama tur. Kamu bisa intip jadwal dan rute Bersukaria Walking Tour di sini.

Belanja Oleh – Oleh Khas Semarang

Perjalanan pertama kali ke Semarang tentu akan lebih berkesan jika kamu kembali ke kota asalmu sembari membawa oleh – oleh khas Semarang untuk keluarga dan teman – teman. Tidak perlu bingung jika ingin mencari oleh – oleh khas Semarang. Tempat yang cukup mudah dijangkau dan biasa menjadi tujuan wisatawan jika ingin berburu oleh – oleh khas Semarang adalah di kawasan Jalan Pandanaran.

Di kawasan Pandanaran, dengan berjalan kaki, kamu bisa menelusuri beberapa toko untuk membeli oleh – oleh khas Semarang seperti lunpia, bandeng presto, roti ganjal rel, soft cookies, aneka kripik, dan ada pula toko yang menjual kaos bergambar Semarang.

Jika sekedar ingin mencari Lunpia oleh – oleh kenamaan Semarang, ada beberapa penjual Lunpia Semarang yang bisa kamu kunjungi selain di kawasan Pandanaran. Sebut saja Lunpia Gang Lombok, Lunpia Mbak Lien di Jalan Pemuda, atau Lunpia Delight di Jalan Gajah Mada.

Makan Siang di Taman KB, Cicipi Nikmatnya Tahu Gimbal

Tahu gimbal menjadi salah satu kuliner yang wajib kamu coba saat berkunjung ke Semarang. Makanan sederhana ini terbuat dari bahan dasar seperti tahu goreng yang dipotong kecil – kecil, gimbal (udang yang digoreng menggunakan tepung & menyerupai bakwan), irisan kol mentah, tauge, telur mata sapi, lontong, lalu disiram dengan bumbu kacang. Rasanya enak. Ini adalah salah satu makanan favorit saya di Semarang.

Tahu Gimbal
Tahu Gimbal

Cukup banyak penjual tahu gimbal di Semarang. Tempat berburu tahu gimbal yang bisa kamu datangi salah satunya ada di Taman KB Jalan Menteri Supeno. Lokasinya tidak jauh dari Simpang Lima. Cukup merogoh isi dompet Rp 13.000,- untuk seporsi tahu gimbal.

——–

Nah, sudah ada gambaran untuk jalan – jalan seru menjelajahi wisata Semarang saat akhir pekan? Atau kalau ingin mencoba alternatif lain untuk menikmati Semarang ala penduduk lokal, kamu bisa coba intip ke sini ya

Leave a Reply