Itinerary Bangkok 3 Hari 2 Malam : Mengenal Bangkok Lewat Kuliner

Bangkok adalah salah satu kota andalan bagi pariwisata Thailand. Tahun 2016 lalu Bangkok menjadi kota yang paling sering dikunjungi di dunia dengan prosentase kunjungan untuk berlibur sebesar 85,6%. Bukan tanpa sebab, tapi memang banyak hal menarik yang ditawarkan oleh kota ini.

Apalagi untuk pejalan yang doyan kuliner, Bangkok bisa seketika menjadi surga. Bangkok tersohor dengan ragam kulinernya yang bercitarasa khas. Street foodnya pun mendunia. Di tahun 2017, Bangkok berada pada urutan pertama untuk 23 Best Street Food Cities versi CNN Travel. Wisata kuliner tentu bukan pilihan buruk saat akan mengunjungi Bangkok.

Kalau ada waktu 3 hari 2 malam (3D2N) untuk menjejakkan kaki ¬†di ibukota Thailand, itinerary saya sepertinya akan kebanyakan berkaitan dengan urusan kuliner. Selain karena hobi makan, saya jelas mau sekali mencicipi dan mengulik lebih banyak hal tentang kuliner yang ada di Bangkok. Ini adalah salah satu cara asyik untuk mengenal Bangkok lebih dalam. Saya mengamini ujaran Chef Marinka bahwa cara terbaik untuk mengenal sebuah tempat adalah melalui makanannya. Saya pun lalu ngarep #AAGOMakeItReal melalui blog competition yang hadiahnya bikin ngiler ini ūüėÄ

Planning

Persiapan awal yang sangat penting adalah berburu tiket pesawat dan penginapan. Ada banyak pilihan maskapai penerbangan dari Jakarta menuju Bangkok dan sebaliknya. Pilihan saya jatuh pada AirAsia. Yaps, AirAsia sering jadi andalan saya kalau mau pergi jalan-jalan. Sejauh ini, harganya sangat bersahabat dan pelayanannya pun oke.

Pemesanan tiket AirAsia bisa dilakukan salah satunya melalui website AirAsiaGo di airasiago.co.id. AsiaGo juga bisa diakses melalui aplikasi di ponsel. Lewat website maupun aplikasinya, urusan beli tiket AirAsia Jakarta ‚Äď Bangkok (PP) bukan perkara sulit. AirAsiaGo sangat bisa diandalkan untuk berburu tiket murah. Asyiknya, di AirAsiaGo juga tersedia pilihan untuk pembelian paket penerbangan + hotel. Ini jauh lebih hemat dan praktis.

Laman Depan AirAsiaGo Indonesia. Bisa Pesan Tiket=Hotel Sekaligus Biar Praktid & Hemat
Pesan Tiket+Hotel Sekaligus di AirAsiaGo Indonesia Biar Lebih Praktis & Hemat

Untuk keberangkatan ke Bangkok, saya akan memilih penerbangan AirAsia paling pagi dari Jakarta pada hari Jumat, lalu kembali ke Jakarta dengan penerbangan paling malam di hari Minggu. Ini demi mendapatkan waktu berlibur di Bangkok yang lebih panjang. Nah kalau penginapan selama berada di Bangkok, saya memilih Nouvo City Hotel. Pesannya gampang, paketan sekalian dengan tiket penerbangan melalui menu yang tersedia di AirAsiaGo tadi.

Nouvo City Hotel memiliki interior yang apik. Review pengunjung yang dicantumkan oleh AirAsiaGo juga cukup baik untuk hotel ini. Dari segi lokasi, Nouvo City Hotel berada tidak jauh dari tempat-tempat menarik di Bangkok seperti Khao San Road, Bang Lamphu Market, Wat Chana Songkhram, atau kawasan Rattanakosin. Masih pula di sekitar hotel ini banyak bertebaran tempat kuliner yang menggoda.

Lalu, selama di Bangkok mau ngapain saja? Yuk diintip itinerary 3 hari 2 malam ini.

Itinerary

Day 1
Don Mueang Airport – Nouvo City Hotel – Makan Siang di Tom Yum Goong Banglamphu – Pratunam Market – Khao San Road – Nouvo City Hotel

Tiba di bandara Don Mueang, saya pasti harus berhadapan dengan urusan imigrasi. Berurusan dengan imigrasi bandara saat akhir pekan kadang suka menipiskan stok tenaga dan kesabaran. Untuk mempercepat dan menghemat waktu, saya akan mengandalkan VIP Fast Track Service yang ditawarkan di website AirAsiaGo. Pelayanan ini akan sangat membantu untuk menyelesaikan urusan imigrasi dan hal-hal lainnya dengan cepat saat tiba di bandara.

Selanjutnya, dari bandara Don Mueang, saya akan menuju hotel terlebih dahulu untuk check in dan menaruh barang bawaan. Lagi ‚Äď lagi saya akan mengandalkan fasilitas dari AirAsia yaitu transfer ground supaya bisa segera sampai di Nouvo City Hotel tanpa perlu ribet mencari transportasi lain.

Setelah check in di hotel, makan siang menjadi aktivitas wajib untuk mengisi ulang tenaga. Makan siang dengan menu Tom Yam yang terkenal sebagai kuliner andalan Thailand sepertinya akan jadi pembuka yang manis untuk jelajah rasa di Bangkok.

Tom Yum Goong Banglamphu menjadi tempat pilihan saya untuk mencicipi Tom Yam. Tempatnya cukup dekat dengan Nouvo City Hotel. Cukup berjalan kaki beberapa menit saja. Saya memilih tempat ini karena melihat review dari Mark Wiens, food blogger Thailand yang memasukkan Tom Yum Goong Banglamphu dalam list food stall favoritnya. Walaupun bukan restoran besar, tapi pengunjung bisa mendapatkan olahan Tom Yum yang sangat segar dan enak di sini.

Kalau perut sudah kenyang, mari menuju ke Pratunam. Transport menuju ke sana bisa menggunakan transportasi umum seperti bus atau BTS.

Saya penasaran mau melihat bagaimana rupa kawasan yang dikenal sebagai salah satu surga belanjanya para pejalan di Bangkok. Di Pratunam, saya bisa sekalian membeli barang-barang yang lucu dan unik untuk oleh-oleh ataupun koleksi pribadi.

Sumber : whatsonsukhumvit

Selesai di Pratunam, sebelum benar-benar kembali ke hotel, menutup hari pertama tentu akan menyenangkan jika dihabiskan di Khao San Road. Bergabung bersama ratusan pejalan lain yang memadati Khao San Road dan merasakan atmosfer kawasan backpacker ala Bangkok. Geliat kawasan ini akan semakin terasa menjelang malam.

Saatnya kembali memanjakan lidah dan perut dengan berburu street food Bangkok yang tersohor. Khao San Road menawarkan banyak pilihan street food, mulai dari Mango Sticky Rice, Pad Thai, Lok Lok, Green Papaya Salad, sampai aneka buah lokal yang segar. Selain itu, bersiap juga untuk kembali digoda oleh deretan barang Рbarang unik dan lucu yang digelar oleh para pedagang di sepanjang Khao San Road.

Jika sudah puas, mari merebahkan badan di Nouvo City Hotel. Kumpulkan kembali tenaga untuk menjelajahi sisi lain Bangkok esok hari.

Day 2
Bang Rak District Food Tasting & Culture Tour – Private Halfday Lesson at Blue Elephant Cooking School – Yaowarat (Chinatown) – Nouvo City Hotel

Bang Rak menjadi kawasan yang tepat untuk jelajah rasa di Bangkok. Kawasan ini memiliki banyak tempat – tempat kuliner enak dengan citarasa yang otentik. Menyusuri Bang Rak tentu akan lebih puas dan komplit jika mengikuti tur. Saya memilih untuk menggunakan tur yang ditawarkan di AirAsiaGo, yaitu Bang Rak District Food Tasting & Culture Tour.

Dengan tur ini, saya bisa menjelajahi kawasan Bang Rak sambil mencicipi kulinernya tanpa perlu khawatir nyasar. Tentu saya masih akan mendapat keuntungan berupa banyaknya pengetahuan baru soal kawasan Bang Rak dan kulinernya dari si pemandu.

Aneka Thai Street Food. Sumber : Migrationology.com

Setelah puas berkeliling dan jelajah rasa di Bang Rak, tidak ada salahnya untuk mengetahui lebih banyak soal cara dan proses pembuatan kuliner khas Thailand. Sulitkah? Atau malah gampang? Biar tahu jawabannya, saya maucoba belajar membuat olahan kuliner Thailand di Blue Elephant Cooking School yang menawarkan Private Halfday Lesson. Jangan khawatir, kelas belajar memasak ini ada paketannya di AirAsiaGo loh. Tinggal pesan saja.

Untuk kegiatan terakhir di hari kedua di Bangkok, Chinatown di kawasan Yaowarat rasanya menarik untuk dikunjungi. Di mana-mana ada Chinatown sih, tapi atmosfernya pasti beda.

Di Yaowarat ini, ada sebuah coffeshop yang cukup tua, yaitu Eiah Sae. Rasanya khas. Soal harga, banyak yang bilang sangat terjangkau. Mampir sebentar di sini untuk mengistirahatkan kaki sembari mencicipi Thai Coffee ala Eiah Sae. Setelahnya, baru lanjut menjelajahi Chinatown dan berburu aneka snack khas streetfoodnya sebelum kembali ke Nouvo City Hotel.

Day 3
BangLamphu – Sanam Luang Park – Nouvo City Hotel – Don Mueang Aiport

Menghabiskan sisa waktu sebelum kembali pulang sepertinya akan lebih efektif jika berkeliling di kawasan yang dekat dengan hotel.

Pilihan saya adalah berjalan kaki menyusuri area BangLamphu sampai ke tempat Рtempat di sekitar Sanam Luang Park. Keuntungannya, sembari berjalan kaki, saya bisa sekalian melihat aktivitas warga lokal. Itu juga harta karun yang mahal loh.

Kawasan BangLamphu hingga Sanam Luang Park masuk dalam bagian Rattakanosin yang dikenal sebagai ‘Bangkok Old City‘. Ada banyak kuil, museum, dan bangunan-bangunan bersejarah yang bisa dilihat di sepanjang jalan menuju dan di sekitar Sanam Luang Park.

Soal makan siang juga tidak perlu khawatir, tetap sangat bisa untuk berwisata kuliner. Kawasan yang akan disusuri juga disebut-sebut sebagai ‘home to some of the best street food and markets’. Semoga masih tersisa banyak Baht untuk memuaskan lidah dan perut.

Banyak Tempat Menarik di Kawasan Rattakanosin. Sumber : Wiki Travel

Selesai berkeliling, kembali untuk mengambil barang-barang di hotel. Untuk ke bandara, saya masih akan tetap mengandalkan fasilitas ground transfer dari AirAsiaGo. Biar aman dan lancar sampai ke bandara.

——————-

Liburan 3 hari 2 malam pastinya bukan waktu yang cukup panjang untuk menjelajahi Bangkok. Kota ini masih punya ratusan ‘harta karun‘ tersembunyi yang menggoda.

Paling tidak, dengan itinerary yang sudah dibuat, saya bisa merasakan Tom Yum atau Mango  Sticky Rice (yang sedang booming di Indonesia) langsung di negara asalnya. Pula saya bisa melihat dan merasakan langsung bagaimana warga Bangkok hidup, berinteraksi, dan berbudaya melalui olahan kulinernya.

Jadi, semoga #AAGOMakeItReal ya ūüėÄ

Leave a Reply