Tips Menjadi Entrepreneur di Event “From Blogger to Entrepreneur” Bersama Juara Community

Minggu lalu (6/3/2018), saya mengikuti gathering blogger & talkshow bertajuk “from Blogger to Entrepreneur” di ruang Sphere 2, Lantai 8, All Stay Hotel. Acara yang digagas oleh Juara Community ini menghadirkan 2 (dua) pembicara, yaitu Agustina Dwi Jayanti (Blogger & Inisiator Pasar Karetan) serta Juliari P. Batubara (Anggota DPR RI & Pengusaha).

Jarang-jarang saya dapat undangan acara blogger seperti ini. Biasanya yang ada cuma undangan bulanan dari para operator untuk melakukan pembayaran di atm terdekat, alias disuruh ngelunasin tagihan ini dan itu. Atau yang bagusan dikit ya undangan nikahan teman. Sedih amat ya, haha… Saya yang penasaran sama acara gathering blogger & talkshow “from Blogger to Entrepreneur” akhirnya mengiyakan untuk hadir.

Malam itu acaranya santai sekali. Acara ‘from blogger to entrepreneur’ dibuka oleh MC, Mbak Ninna Izwan, yang terlebih dahulu memberikan penjelasan tentang garis besar acara. Mbak Ninna juga memperkenalkan secara singkat tentang profil para pembicara. Setelahnya, Mbak Agustina yang menjadi pembicara pertama, dipanggil untuk langsung maju ke depan.

Pembukaan Acara From Blogger to Entrepreneur

Agustina : Berbagi tentang Pengalaman Menulis, Ngeblog, dan Mengelola Pasar Karetan

Berbekal ungkapan klasik “tak kenal maka tak sayang”, Mbak Agustina terlebih dulu memulai sesinya dengan perkenalan diri. Ini awal yang bagus karena saya memang tidak banyak tau tentang dirinya.

Dari slide yang ditampilkan, selain sebagai seorang blogger dan aktif di Pasar Karetan, ia juga memiliki beberapa bisnis kecil-kecilan. Salah satu yang cukup familiar untuk saya adalah Frozen Kuro. Dulu saya sempat mencicipi dua varian produknya. Ternyata Mbak Agustina inilah yang ada dibalik Frozen Kuro. 

Awal Mula Ngeblog

Lebih lanjut, Mbak Agustina menceritakan tentang bagaimana awal mula ia masuk ke dunia tulis menulis hingga menghasilkan sebuah buku sebagai karya pertamanya. Ia juga menceritakan bagaimana akhirnya ia mulai menyalurkan hobi menulisnya tersebut di blog. Aktivitas ngeblog yang mulai dilakukannya dari tahun 2011 tersebut masih konsisten dilakukan hingga saat ini. Blognya ‘cerita dandelion’ bisa dikunjungi di sini ya.

Sesi Pertama 'From Blogger to Entrepreneur' - Manfaat Ngeblog

Semangat dan konsistensi ngeblog tersebut tidak terlepas dari banyaknya manfaat yang ia peroleh. Mulai dari bertambah banyaknya teman, hingga soal keuntungan secara finansial. Wah, ngeblog bisa menghasilkan uang, toh? Iya, bisa. Mbak Agustina sudah membuktikannya. Ia sudah menjalin menjalin kerjasama tidak hanya dengan klien perorangan, tapi juga beberapa perusahaan besar.

Salah satu tips yang dibagikan oleh Mbak Agustina agar aktivitas ngeblog bisa menghasilkan adalah coba mulai dulu dengan bergabung di komunitas. Apalagi untuk pemula, membangun jaringan dengan sesama blogger adalah hal penting. Di dalam komunitas, info tentang project atau job yang membutuhkan peran blogger akan lebih mudah didapatkan. Mbak Agustina sendiri memperkuat jejaringnya dengan bergabung di komunitas Gandjal Rel. Dari sana, ia bisa sharing dengan sesama blogger dan mendapatkan cukup banyak job.

Aktif Pula Mengelola Pasar Karetan

Aktivitas lain, Mbak Agustina juga bergabung di GenPI JaTeng. Di komunitas ini ia pun aktif mengelola Pasar Karetan. Pasar Karetan  adalah destinasi digital yang dikembangkan oleh GenPI JaTeng bersama Kementerian Pariwisata. Saya belum pernah lho ke Pasar Karetan, ada yang mau nemenin? 🙁

Sesi Agustina - Sesi Pertama

Mbak Agustina berbagi cerita tentang bagaimana konsep Pasar Karetan itu, usaha promosi yang gencar dilakukan timnya melalui sosial media, hingga hasil yang akhirnya bisa dicapai sejauh ini oleh tim Pasar Karetan. Kalau saya tidak salah menyimak, di tiap minggunya, Pasar Karetan bisa memperoleh penghasilan kotor sekitar Rp 30.000.000,-.

Kalau mau jadi entrepreneur, perlu sekali disimak bagaimana ide dan cara tim Pasar Karetan ini mengkonsep dan mempromosikan Pasar Karetan. Sepemahaman saya (cmiiw ya), seorang entrepreneur tidak hanya sekedar melakukan usaha layaknya pedagang biasa. Untuk bisa mencapai keuntungan finansial yang ditargetkan, seorang entrepreneur harus selalu memiliki ide dan upaya kreatif dalam mengkonsep pengembangan usaha yang dijalankannya.

Juliari P. Batubara : Ini Kunci Utamanya Untuk Menjadi Entrepreneur Sukses

Mendekati akhir sesi pertama, Bapak Juliari P. Batubara yang menjadi pembicara kedua, memasuki ruangan. Beliau adalah anggota DPR RI – Fraksi PDI Perjuangan, yang terpilih dari daerah pemilihan JaTeng 1. Pekerjaan lain yang digeluti oleh beliau adalah pengusaha. Usahanya tersebut bergerak di bidang produksi pelumas kendaraan bermotor. Walaupun anggota DPR, malam itu beliau hadir di tengah peserta dengan penampilan yang terbilang santai.

Sesi Dua From Blogger to Enterpreneur
Bapak Juliari P. Batubara Membagikan Tips Menjadi Enterpreneur Sukses

Karena penasaran pada sosoknya, sebelum acara, saya sempat browsing untuk mencari tahu lebih banyak tentang beliau. Sebagai seorang pengusaha, Bapak Juliari ini ternyata sudah berhasil membuat banyak perubahan yang baik pada perusahaannya. Ia tidak hanya menerapkan konsep-konsep baru untuk mengembangkan bisnis, tapi juga menaruh perhatian pada manajemen sumber daya manusianya.

Di waktu yang terbilang singkat pada talkshow malam itu, Bapak Juliari membagikan beberapa tips untuk menjadi entrepreneur. Tips yang sudah diterapkan dan terbukti mengantarkannya menjadi seorang pengusaha yang sukses.

Harus Berani Memulai, Berani Hadapi Resiko

Kalau sudah ada keinginan, maka beranilah untuk segera memulai. Kekhawatiran akan rugi pasti ada, tapi itulah resiko yang harus dihadapi oleh setiap pengusaha. Menurut Bapak Juliari, pengusaha harus berani rugi, tidak mungkin usaha itu akan untung terus. Pintar-pintarlah belajar dari kerugian yang muncul saat menjalankan sebuah usaha. Dari situ kita justru bisa belajar bagaimana menjalankan usaha dengan lebih baik lagi.

Saya mengamini ujaran beliau. Keinginan saja tidak cukup. Setuju? Kalau saya bilang ‘saya mau jadi pengusaha’ tapi tidak berani memulai, sama saja bohong kan.

Perhatikan Ide

Bapak Juliari menekankan pentingnya ide dalam berbisnis. Ide tersebut harus out of the box. Ide ini tidak terbatas pada soal mengkonsep usaha dan promosi, tapi juga termasuk ide menciptakan solusi saat terjadi resiko yang tidak diharapkan. Misalnya saja resiko rugi seperti yang saya sebutkan di atas tadi.

Jangan Mudah Putus Asa

Menjalankan usaha itu tidak boleh mudah putus asa. Kalau jatuh, harus bangun lagi, begitu seterusnya sampai sukses. “Masa belum sukses saja sudah putus asa”, ujar beliau pada acara ‘from blogger to entrepreneur’. Bapak Juliari juga menekankan bahwa siapapun bisa menjadi pengusaha. Tidak perlu menunggu punya pendidikan tinggi dulu baru memulai usaha. Yang penting nomor satu tadi, harus berani memulai dulu.

Bergaul

Mau sukses berbisnis, maka harus mau bergaul. Kalau tidak bisa bergaul, mana bisa meyakinkan orang lain untuk mau mencoba produk kita. Lebih lanjut beliau menambahkan rejeki itu bisa pula datang dari orang lain. Maka, bergaul lah. Ini sejalan pula dengan tips dari Mbak Agustina yang menekankan pentingnya membangun jejaring tadi. Mau jadi blogger, mau jadi entrepreneur, atau malah mau jadi keduanya, bergaul tetap harus dilakukan.

Rangkul Teknologi

Bapak Juliari mengakui bahwa perkembangan zaman sudah semakin maju. Teknologi mengubah banyak hal. Baik itu dalam komunikasi maupun proses produksi. Banyak hal yang sudah sangat berbeda dari masa-masa awal saat beliau mulai masuk ke dunia bisnis. Teknologi wajib dikuasai agar tetap bisa survive.

Ini juga saya amini. Di masa sekarang, tek tok dengan klien sangat bisa dilakukan walaupun tanpa bertatap muka langsung. Promosi usaha juga seringkali lebih efisien dilakukan melalui sosial media.  Contoh paling dekat yang bisa dilihat adalah seperti yang disampaikan oleh Mbak Agustina di sesi awal tentang cara promosi Pasar Karetan. Statistik promosi di sosial media menunjukkan hasil yang cukup baik dalam upaya promosi Pasar Karetan.

Pesan sukses yang tidak kalah mengena dari Pak Juliari, selain menjalankan lima tips tadi, yaitu jangan lupa berbagi. Menurut beliau, sekecil apapun keuntungan yang didapatkan, harus mau berbagi dengan orang lain yang tidak seberuntung kita.

Jadi, Kapan Mau Dipraktekin Tipsnya?

Menjelang akhir sesi, beberapa peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada Mbak Agustina maupun Pak Juliari. Setelahnya, ada blog walking ke beberapa blog. Psstt… Bapak Juliari ternyata penasaran dengan blognya para peserta.

Tanya Jawab - From Blogger to enterpreneur

Sebagai penutup acara ‘from blogger to entrepreneur’, ada dana dukungan yang diberikan oleh Juara Community kepada komunitas sosial media di Semarang, dan terakhir dilanjutkan dengan sesi foto-foto.

Dana Dukungan untuk Komunitas

***

Sepulangnya dari acara gathering dan talkshow ‘from Blogger to Entrepreneur’ ini saya merasa disegarkan kembali semangatnya. Lumayan ilmunya untuk bekal investasi. Boleh jadi yang disampaikan memang hal mendasar dan sudah banyak diperbincangkan di berbagai seminar entrepreneur, tapi saya sungguh diingatkan kembali soal ‘kamu sudah punya keinginan, sudah tahu tips dasarnya, lalu kapan mau dipraktekin?’

4 thoughts on “Tips Menjadi Entrepreneur di Event “From Blogger to Entrepreneur” Bersama Juara Community”

  1. Aku suka belajar dengan Pak Juliari kak, orangnya detail dalam bisnis dan cepat tanggap kalau ada pertanyaan..
    Acaranya seru ya.. banyak dari audience yang mau bertanya tentang tips menjadi pebisnis

  2. Acaranya seru ternyataaa,, sebenernya suka skeptis kalo denger ada pembicara dari orang politik,, takut keselip kampanye nya (*sering nemu acara santai trus ada selipan kampanye kan bikin bete). Aku jg belum pernah ke pasar karetan,, eh skrg ada pasar semarangan yg lbh deket

    1. Halo Mbak Dini..
      Iya acaranya seru kok. Bapaknya beneran lebih banyak bahas soal entrepreneur. Bagi-bagi cerita soal perjalanan bisnisnya sih.

      Nah iya, udah ada Pasar Semarangan. Aku belum nyobain ke sana juga 😅

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: