Saat Transit di KLIA2, Ini Aktivitas Yang Bisa Dilakukan

Seringkali saat akan pergi ke beberapa negara, pesawat terlebih dahulu harus transit di Kuala Lumpur. Hal ini bisa jadi karena dari Indonesia, tidak ada direct flight ke negara yang dituju. Bisa juga karena alasan menghemat  budget tiket pesawat pun dibeli secara terpisah-pisah dengan jarak waktu transit yang cukup panjang. Bagi pengguna setia maskapai AirAsia atau lowcost airlines lainnya, biasanya transit akan dilakukan di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2). Pertanyaannya, hal yang bisa dilakukan saat transit di KLIA2 apa saja ya?

Kalau waktu transit kurang dari 4 jam, kita bisa langsung menuju transfer area untuk mengurus keberangkatan selanjutnya. Makan dan bersantai bisa dilakukan setelahnya di departure area KLIA2. Lha tapi kalau waktu transit di atas 6 jam, bahkan bisa jadi sampai 12 jam lebih, mau ngapain? Mungkin kamu bisa pertimbangkan salah satu dari 3 hal yang bisa dilakukan saat transit di KLIA2 berikut ini.

(1) Keliling KLIA2

Kalau waktu transit berkisar 4-6 jam, hal yang bisa dilakukan saat transit di KLIA2 adalah berkeliling bandara. Bandara ini walaupun ditujukan untuk lowcost airlines, tapi ukurannya cukup besar dengan fasilitas yang memadai.

3 Hal Yang Bisa Dilakukan Saat Transit di KLIA2 : Keliling & Belanja di Gerai KLIA2

Kunjungi area gateway@KLIA2 yang dikonsep layaknya sebuah mall. Kamu bisa sekedar berkeliling sambil cuci mata di sana. Ada banyak gerai fashion, souvenir, perhiasan, mainan, hingga toko grosir. Kalau lapar, ada banyak pilihan tenant F&B di Level 2 dan Level 2M. Mulai dari yang konsepnya foodcourt, booth, cafe, sampai restoran.

Tips!

– Tempat Makan Favorit di KLIA2

Mau mencari makanan dengan pilihan yang beragam dan harga lumayan murah? Coba ke area foodcourt yang ada di Level 1 atau Level 2M. Kalau saya, tempat makan favorit di KLIA2 adalah Kluang Station. Nasi Lemak dan Kopi Kluangnya saya rekomendasikan untuk dicoba. Kluang Station ini lokasinya ada di Level 2, tidak jauh dari lift & store KFC.

– Takut Kesasar Saat Berkeliling?

Manfaatkan peta digital interaktif yang tersedia di banyak titik KLIA2 untuk menemukan tempat yang ingin dituju. Informasi yang disajikan sangat lengkap dan mudah dipahami.

(2) Hal Yang Bisa Dilakukan Saat Transit di KLIA2 : Jalan-Jalan ke Pusat Kota Kuala Lumpur

Kalau sampai di Kuala Lumpur saat pagi atau siang hari dan waktu transitmu cukup panjang, saya sarankan untuk mencoba jalan-jalan ke pusat kota Kuala Lumpur. Di pusat kota kamu bisa jalan-jalan ke beberapa tempat menarik di Kuala Lumpur seperti Dataran Merdeka, Petaling Street, Central Market, atau kulineran di kawasan Bukit Bintang.

3 Hal Yang Bisa Dilakukan Saat Transit di KLIA2 : Jalan Ke Pusat Kota
Kawasan Bukit Bintang – Kuala Lumpur

Jarak tempuh dari KLIA2 menuju pusat kota kurang lebih 1 jam. Pilihan transportasi yang bisa digunakan ada taksi, kereta bandara, dan bus.

Sejauh ini saya hanya pernah mencoba menggunakan bus untuk menuju pusat kota Kuala Lumpur (KL Sentral). Alasannya karena harga tiket yang lebih murah, yaitu di kisaran RM 12. Bandingkan dengan harga tiket kereta bandara (KLIA Ekspress / KLIA Transit) tujuan KL Sentral yang mencapai kisaran RM 55.

Counter Tiket Bus di KLIA2
Counter Tiket Bus di KLIA2

Tiket bus untuk menuju pusat kota Kuala Lumpur bisa kamu dapatkan di Level 1. Kalau turun menggunakan lift, saat tiba di L1, kamu bisa berjalan ke arah kanan. Counter-counter tiket bus berada di bagian kanan pintu masuk utama.

Pilihan busnya ada macam-macam dengan jam keberangkatan bervariasi. Kamu bisa pilih armada yang diinginkan, atau bisa juga minta ke petugas counternya untuk dicarikan bus yang jam keberangkatannya paling dekat supaya tidak perlu menunggu lama.

Tips!

–  Pengen sih jalan-jalan ke pusat kota, tapi bawaan segambreng nih

Kalau menghadapi masalah seperti ini, tenang saja. Kamu bisa titipkan tasmu. Di KLIA2, tempat penitipan tas yang bisa kamu coba yaitu di “Capsule Transit” yang berada di Level 1. Tempatnya tidak jauh dari counter tiket bus. Sebenarnya Capsule Transit ini adalah hotel, tapi mereka juga menyediakan loker-loker yang bisa disewa dengan hitungan per jam. Untuk menyewa loker di sana, kamu tidak harus menginap kok.

Tarif Loker di Capsule Transit KLIA2
Tarif Loker di Capsule Transit KLIA2

Tempat penitipan lain yang pernah saya coba yaitu di KL Sentral. Di KL Sentral ini ada beberapa tempat penitipan tas/koper. Yang pernah saya coba yaitu drlocker di L1. Tempatnya agak nyempil di lorong dekat lift. Tarifnya RM 30 untuk loker ukuran medium dan RM 50 untuk loker ukuran besar. Fyi, berdasarkan pengalaman, loker ukuran medium bisa memuat 3 ransel ukuran 50 liter.

Loker Penitipan Ransel/Tas di KL Sentral

Amankah menitipkan tas di drlocker? Menurut saya aman kok. Untuk bisa mengakses loker, identitas diri dan foto wajahmu akan diminta oleh sistem. Kalau hasil scan wajahnya beda, loker tidak akan terbuka.

– Perhatikan Waktu Transit

Kalau mau jalan-jalan ke pusat kota Kuala Lumpur, terlebih dahulu cek ulang berapa lama waktu transitmu. Kamu masih perlu waktu yang cukup untuk tetek bengek seperti lapor imigrasi (apalagi kalau antrenya masyaowoh) saat akan keluar dari KLIA2. Perhitungkan waktu perjalanan ke pusat kota & kembali ke bandara (kurang lebih 2 jam pp dalam kondisi lalulintas lancar), dan sisa waktu untuk nantinya jalan-jalan di pusat kota.

Jangan lupa, kamu masih butuh waktu lagi untuk urusan check in dan lapor imigrasi ulang 3-4 jam sebelum penerbangan selanjutnya. Waktu transit kurang dari 6 jam? Saya sarankan mending kamu leyeh-leyeh manis saja di bandara.

(3) Tidur Untuk Mengisi Ulang Tenagamu

Keliling KLIA2 dan jalan-jalan ke pusat kota Kuala Lumpur sudah dilakukan, lalu apalagi ya hal yang bisa dilakukan saat transit di KLIA2? Waktu transitnya masih panjang nih. Kalau ternyata waktu transit masih cukup panjang tapi tubuhmu sudah terasa lelah, bagaimana kalau tidur saja untuk mengisi ulang tenaga? Biar di perjalanan selanjutnya tubuhmu bisa tetap segar.

– Tiduran Gratis di Area KLIA2 alias Ngemper

Dengan budget terbatas dan keinginan untuk menghemat pengeluaran, maka rebahan di titik-titik tertentu di KLIA2 bisa kamu lakukan. Ada beberapa area di KLIA2 yang biasa digunakan oleh penumpang transit untuk tidur.

Misalnya saja seperti di area gateway@KLIA2 di Level 2 tepat di sebelah OldTown Coffee. Ini area incaran sejuta umat. Tempatnya lapang, ada karpetnya, dan dekat dengan charger station. Kalau mau tidur di sini harus pakai senjata “siapa cepat dia dapat”. Tidak jarang kalau tiba di sana, kamu akan melihat alas tidur yang sudah digelar dengan tumpukan tas di dekatnya, tapi si empunya entah di mana. Semacam sebuah pesan “ini sudah ada yang punya, silakan cari tempat lain”.

Tidur Ngemper di KLIA2
Daripada Menahan Kantuk, Tidur di Kursi Pun Tidak Masalah

Kalau tidak beruntung menemukan tempat rebahan gratis, ya sudah, tidurlah sambil duduk di kursi. Ada banyak kursi tersedia yang bisa digunakan untuk duduk sambil merem :p

Area Keberangkatan KLIA2

Tempat untuk tidur ngemper lainnya ada di area keberangkatan. Saya belum pernah sih mencoba tidur di area ini. Saya cuma melihat ada banyak penumpang transit yang tiduran di sana saat masuk ke area keberangkatan. Selain ternyata lebih tenang, lantai di area ini juga hampir seluruhnya sudah terpasang karpet sehingga lebih nyaman untuk baringan.

– Menginap di Hotel Yang Berada di Dalam KLIA2 Juga Jadi Hal Yang Bisa Dilakukan Saat Transit di KLIA2

Yeps, di dalam KLIA2 ada beberapa hotel yang bisa kamu pilih untuk beristirahat. Harganya terbilang ‘wow’, tapi maklumlah, lokasinya kan ada di dalam bandara. Kenyamanan istirahat yang ditawarkan juga sebanding dengan harganya. Kamu juga jadi tidak perlu repot-repot membuang waktu bolak balik ke pusat kota hanya untuk menginap. Apalagi kalau jadwal penerbangan selanjutnya ada di tengah malam atau subuh.

Capsule by Container at KLIA2

Beberapa tempat menginap yang ada di dalam area KLIA2 misalnya SamaSama Express, Aerotel, Plaza Premium Lounge, dan Capsule by Container. Saya sendiri baru pernah mencoba menginap di Capsule by Container yang saya pesan melalui salah satu situs pemesanan hotel online. Sesuai namanya, hotel ini mengusung konsep penginapan kapsul. Sistem pemesanan kamarnya menggunakan hitungan per 6 jam, 9 jam, dan 12 jam. Tinggal pilih yang sesuai dengan lamanya transitmu. Selengkapnya tentang Capsul by Container bisa cek di sini ya.

Tips!

– Tidur Ngemper Juga Harus Nyaman

Di KLIA2 dinginnya ajip sekali. Tidurmu dijamin tidak bakal nyaman kalau sambil kedinginan. Jadi kalau sudah merencanakan tidur ngemper di KLIA2, pastikan kamu membawa persiapan seperti alas untuk tidur, jaket, dan kaos kaki. Jangan cuma mengandalkan pelukan dari orang terkasih saja yaps, heuu~~

——

Nah, itulah 3 hal yang bisa dilakukan saat transit di KLIA2. Jadi, apa nih pilihanmu? Atau berdasarkan pengalamanmu, ada hal lainnya kah yang bisa dilakukan saat transit di KLIA2? Share yuk…

5 thoughts on “Saat Transit di KLIA2, Ini Aktivitas Yang Bisa Dilakukan”

  1. Hal favoritku ketika transit di KLIA ya makan dan tidur. Paling sering tidur karena seringnya dapat flight super pagi. Nah penasaran nih dengan pengalaman mbak tidur di capsule hotelnya,, is it worth the money untuk tidur hanya beberapa jam saja,, atau mendingan seperti pengalamanku sebelumnya,, ngemper.
    Hahaha

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: